Rabu, 03 Juli 2013

Langkah Dasar Memelihara Kucing


Buat para meOngers yang baru adopsi si Mpus, admin MeOng punya info langkah-langkah awal pelihara kucing terutama kucing yang masih anakan (kitten).. nah, biar gak sembarangan merawat si Mpus ini dia langkah paling awalnya adalah..



Mempersiapkan Rumah Baru Untuk Anak Kucing

Sebelum MeOngers membawa pulang seekor anak kucing, pikir dengan cermat berbagai hal yang berbahaya yang ada di lingkungan rumah MeOngers. Pikirkan tentang kabbel-kabel listrik, alat-alat rumah tangga yang tajam, jarum, tas plastik, deterjen dan tanaman beracun. Anak kucing bisa masuk ke tempat-tempat yang tidak kita duga sebelumnya, jadi hati-hati dalam menyimpan benda-benda yang bisa membahayakan kucing di rumah.

Menyiapkan Berbagai Hal yang Dibutuhkan Anak Kucing

MeOngers sebaiknya telah menyiapkan suplai kebutuhan dasar bagi anak kucing baru sebelum membawanya ke rumah. Semua suplai dasar ini harus telah siap dan harganya relatif tidak mahal.

  • Tempat Tidur dan Alas Tidur


Hal yang paling penting yang harus MeOngers lakukan untuk membuat kucing baru MeOngers merasa betah di rumah barunya adalah dengan menaruh sebuah keranjang dan alas tidurnya di salah satu sudut rumah yang menurut MeOngers paling nyaman untuknya. Tempat tidur kucing bentuknya beraneka ragam, dari tempat tidur yang bentuknya rumit yang dijual di toko-toko hewan peliharaan sampai kotak kayu buatan MeOngers sendiri. Ukuran tempat tidur anak kucing sebaiknya proporsional dengan ukuran tubuh kucing dewasa. Walau kucing lebih suka tidur meringkuk daripada merentangkan tubuhnya di ruangan yang luas.

  • Mangkuk Makanan dan Mangkuk Air

MeOngers akan membutuhkan dua mangkuk plastik, keramik, stainless steel atau kaca; satu mangkuk untuk makanan dan mangkuk lainnya untuk air minum. Air segar sebaiknya tersedia untuk anak kucing MeOngers sepanjang waktu dan tempat makanannya ini harus selalu dicuci begitu kucing selesai makan.

  • Tempat Buang Air

Tempat buang air, media tempat buang air (seperti pasir, potongan-potongan kertas, serbuk kayu, dsb) dan sekop adalah benda-benda penting yang harus MeOngers miliki. Bahkan jika anak kucing MeOngers memiliki akses ke area luar rumah, ia sebaiknya tidak dibiarkan keluar rumah sampai ia telah menyesuaikan diri dengan rumah barunya (ini juga berlaku ketika pindah rumah). Media tempat buang air sebaiknya mudah diakses dan mudah ditemukan. Pilihlah sebuah kotak yang cukup dalam untuk mencegah anak kucing mencecerkan media buang air dengan ketebalan kira-kira dua inci dari dasar kotak tempat buang air.
Media buang air komersial tidak harus diganti setiap hari, gunakan sekop untuk mengambil media yang basah serta feses kucing dan menggantinya dengan media buang air yang baru. namun, MeOngers sebaiknya mencuci tempat buang air sekali seminggu dengan air panas. MeOngers perlu berhati-hati, beberapa desinfektan mengandung racun dan mungkin anak kucing tidak suka dengan baunya.
Walaupun penggunaan potongan-potongan kertas sebagai media buang air lebih murah dibandingkan dengan media buang air komersial, kertas kurang efektif dalam menyerap tanah dan bau. Lagipula, anak kucing bisa terdorong menggunakan kertas bukan untuk tujuan buang air.
Wanita hamil harus waspada dengan toxoplasmosis, suatu penyakit yang dibawa oleh kucing yang bisa menyebabkan cacat kelahiran. Toxoplasmosis adalah penyakit yang bisa menimpa manusia dan juga kucing. Tetapi kucing adalah satu-satunya hewan yang mengeluarkan parasit di dalam fesesnya. Jika MeOngers wanita hamil, MeOngers sebaiknya menggunakan sarung tangan saat memegang tempat buang air kucing dan mencuci tangan MeOngers secara menyeluruh setelah itu. Anak kucing bisa terhindar dari infeksi toxoplasmosis hanya dengan memberi kucing makanan komersial (kalengan) dan menjaganya tetap di dalam rumah.

  • Menyikat dan Menyisir

Merawat diri sebaiknya menjadi bagian dari kegiatan rutin kucing milik MeOngers.Walaupun anak kucing MeOngers mungkin menjadikan kegiatan merawat diri sebagai suatu permainan dan mencoba menggigit sikat dan sisir, ini adalah bagian penting dari perawatannya; terutama di bulan-bulan musim panas ketika kutu mewabah.

  • Tonggak Cakaran (Scratching Post)

Tonggak cakaran (scratching post) akan memberi anak kucing media untuk merentangkan diri dan latihan serta menjaga cakarnya tetap dalam kondisi baik. Tonggak cakaran juga akan membantu mencegah kucing menggunakan furnitur MeOngers untuk memuaskan kebutuhan-kebutuhan mencakar ini.
Kebanyakan toko-toko hewan peliharaan menawarkan berbagai macam tonggak cakaran, tetapi MeOngers bisa membuatnya sendiri dengan cara melapisi batang kayu dengan karpet, kulit kayu atau dengan kawat bergelung. Jika MeOngers menggunakan karpet, pastikan karpet itu tidak terlalu tebal; sebaliknya karpet yang halus tidak bisa memberikan resistensi pada cakar kucing (MeOngers juga perlu tahu bahwa kucing tidak akan menarik cakarnya jika cakarnya masih bisa digerakkan, namun ia akan menarik cakarnya keluar dari karpet jika cakarnya tidak bisa digerakkan lagi). Tonggak bisa dipasang pada dinding atau berdiri bebas dengan memasangnya pada landasan dari kayu yang kuat.

Sumber:
Susana M, Silvya. Panduan Merawat Kucing, Menjadikan Binatang Kesayanganmu Sehat & Lucu. 2010. Jogjakarta: Piranha

Salam Hangat,

5 komentar:

  1. Jenis kucing yang dipelihara ini apa? Mewah banget tempat tidur kucing...punya tempat tidur seperti itu, kayak di hotel....

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hmm.. jenis kucing apa aja bisa dirawat seperti cara2 di atas...
      Untuk kucing yg pny tempat tidur kyk gitu.. perlu siapin biaya ug besar ya.. 😊

      Hapus

MeOngers ayo tinggalkan komentar disini dengan menggunakan opsi Name/URL. Plis.. jangan komentar SPAM dan komentar yang berbau SARA MeOngers..!
Follow blog MeOng ini juga ya... ^_^ Arigato...